Thursday, November 30, 2006

Playlist of The Week

Mulai minggu ini, terhitung akhir November, setiap minggu-nya saya akan menuliskan lagu-lagu apa saja yg teratas dan sering saya dengarkan di I-Pod saya. Tentunya dibagi ke dalam 2 bagian, lagu dari dalam negeri sendiri dan lagu dari luar Indonesia. Mungkin nantinya akan ada 3 bagian, tambahan untuk playlist khusus lagu-lagu jazz atau playlist lagu-lagu lainnya, tergantung mood saya mau menambahnya dengan playlist khusus lagu apa, tapi belum minggu ini. Kalau anda bertanya-tanya mengapa harus 11 lagu yg ada di playlist ini ?? Jawabannya sangat simpel, karena 11 adalah angka keberuntungan saya ^_

Titiez’s Indonesian Playlist of The Week :

  1. Shanou - Kisahku
  2. Glenn Fredly feat. Parkdrive - Selalu Tersenyum
  3. Astrid - Jadikan Aku yg Kedua
  4. Glenn Fredly feat. Jamie Aditya - Good Times, Bad Times
  5. Syaharani & Queenfireworks Project - Buat Kamu
  6. Saint Loco feat. Astrid - Kedamaian
  7. The Adams - Berwisata
  8. Rio Febrian - Alasan Untuk Hidup
  9. Ari Lasso - Lirih
  10. Anang & KD - Selalu Jatuh Cinta
  11. Oka feat. Sabria - So Special

Titiez’s non-Indonesian Playlist of The Week :

  1. Meatloaf feat. Marion Raven - It’s All Coming Back To Me Now
  2. My Chemical Romance - Welcome to The Black Parade
  3. Christina Aguilera - Ain’t No Other Man
  4. Bowling for Soup - High School Never Ends
  5. Lily Allen - LDN
  6. Snow Patrol - Chasing Cars
  7. Fergie feat. Will I Am - Fergalicwaious
  8. Beyonce feat. Jay-Z - Dejavu
  9. Blink 182 - Now Now
  10. Cobra Starship - Snakes on a Plane (Bring It)
  11. The Magic Numbers - Love Me Like You

Nb : Playlist akan saya update setiap 2 atau 3 minggu, biar blog ini tidak melulu diisi oleh deretan lagu-lagu saja.

Tuesday, November 28, 2006

JCC



Kalau ada orang yg menanyakan apa objek yg paling saya sukai dalam fotografi, saya dengan lantang menjawab : Awan !

Dan ketika datang momen seperti ini, saya langsung mengeluarkan kamera saya dan dengan segera mengambil beberapa jepretan.

Hasilnya ? Sangat memuaskan.

Macro



Saya lagi seneng2nya belajar motret Macro.

Tau bunga diatas yg saya foto ? Asli-nya itu bunga hanya seukuran jempol tangan saya, bahkan lebih kecil lagi.

















Dan logo Canon ini, adalah logo super kecil yg diambil dari buku tutorial kamera saya.

Amazing !

Indonesian Spiderman



Dari dulu saya selalu membatin kepada diri sendiri, apakah orang-orang ini sebgitu bermental baja sehingga tidak berpikir yg tidak-tidak atau ketakutan ketika sedang melakukan pekerjaannya yg sangat berisiko tinggi ini ??

Kalau saya jadi mereka, mungkin tangan saya sudah basah berkeringat, jantung saya berdegup kencang, dan berpikiran kalau saya loncat saja, bagaimana rasanya yach ?

Saya memang parno dgn ketinggian. Saya tidak bisa menjadi Spiderman atau Superman.. hehehe

Friday, November 24, 2006

Weekend

Ahh. tidak terasa sudah hari Jumat saja, weekend segera hadir !

Dengan batalnya saya bekerja di sebuah event Jazz weekend ini karena ketidakbecusan panitia yg sangat tidak professional mengurus para crew-nya sehingga memaksa saya untuk mengundurkan diri, tampaknya sungguh nikmat rasanya mengusir rasa kesal dan bete itu untuk pergi ke sebuah tempat yg bisa membuat pikiran saya tenang dan kembali fresh ketika hari Senin datang.

Tetapi karena keterbatasan dana memaksa saya hanya bisa berkhayal pergi ke tempat itu. Mungkin berkhayal di minggu pagi hari di depan teras depan rumah sambil mendengar kicau burung disertai tiupan angin semilir akan sangat membantu. Well, boleh dicoba.

Sabtu rencananya saya akan membeli tiket JJF special price di JCC, sekaligus mengintip JakJazz.

Minggu-nya, bermain ke rumah sahabat SMU saya, kemudian dilanjutkan oleh nonton bareng Man.United vs Chelsea di Front Row Resto & Bar.

Have a nice weekend, guys.

photo taken @ Vila TIFA, Puncak - Jawa Barat.

Bli’



I Wayan Balawan.

Salah satu gitaris terbaik yg dimiliki Indonesia. Merupakan salah satu modal Indonesia untuk membawa nama bangsa ini harum di kancah musik internasional.

Ada beberapa fakta yg saya ketahui tentang Balawan yg kebanyakan orang tidak mengetahuinya :

  1. Album Magic Fingers yg meraup sukses besar dan membawa Balawan dikenal namanya oleh banyak orang ternyata tidak sesuai dengan konsep yg diingini olehnya. Dia sebenarnya tidak menyukai album itu karena jauh melenceng dari yg dia inginkan.Rekaman asli yg tadinya diinginkan oleh Balawan dirombak sekitar 70% oleh pihak Sony Music Indonesia dengan alasan tidak komersil.
  2. Balawan mempunyai 2 album yg tidak beredar di Indonesia, tetapi beredar luas di Jerman dan kawasan Eropa lainnya.
  3. Dia bersama keluarganya mempunyai usaha hotel dan cafe di daerah Ubud, Bali. Cafe di hotel itu dinamakan Jazz Cafe, dimana dia rutin manggung disitu setiap Rabu malam.

Sumber dari salah seorang crew yg sudah diajak berkeliling Indonesia oleh Balawan untuk mengadakan konser dan klinik gitar.

Pada penampilannya di ajang The 29th JGTC minggu lalu, Balawan manggung bersama Adi Darmawan pada bass dan Dion Subiakto pada drum. Sungguh beruntung orang-orang belum banyak yg datang sehingga saya bisa mengambil foto Balawan pada jarak yg sangat dekat seperti ini.

KRL Express











Ternyata menaiki KRL Express di Jakarta hampir sama nyamannya ketika menaiki MRT di Singapore. Hanya kurang bersih dan kurang dingin saja, selebihnya sama saja, saya merasa nyaman dan aman ketika berada di dalam kereta.

Kalau jasa kereta api di Indonesia seperti KRL Express semua, saya dengan senang hati akan memilih KRL ketimbang bus atau angkot. Tetapi sayangnya KRL Express ini tidak berhenti di setiap stasiun, dan jam-jamnya pun dibatasi.

Ah, rupanya pekerjaan rumah PJKA masih sangat banyak. Tetapi saya yakin, 5 tahun kedepan jasa transportasi di Jakarta akan jauh lebih baik. Hanya keyakinan saya saja, faktanya lihat saja sendiri nanti.

Parkdrive

Ada yg berbeda pada penampilan Parkdrive di pergelaran The 29th Jazz Goes to Campus hari minggu lalu.

Jika biasanya Parkdrive hanya mengandalkan Renita pada vocal (yg notabene juga menggantikan Mikuni, vokalis pertama Parkdrive), kali ini mereka menghadirkan vokalis baru yg bernama Olive untuk menemani Renita di vokal.

Dengan kehadiran Olive, yg mempunyai powerful voice ditambah kemampuannya membawa penonton dengan baik tentu saja semakin menambah kualitas grup yg didirikan oleh Mikuni, Juno & Rayendra ini.

Mudah-mudahan album kedua band ini akan lebih dasyhat dengan kehadiran Olive sebagai vokalis utama-nya.

Good luck, guys !

”Kasih jangan kau pergi dari diriku
Apa salahku ? Ku tak ingin tanpamu.
Tlah kuberi diriku, hatiku dan cintaku
Kasih jangan kau tinggalkan ku disini.”

Parkdrive feat. Adrian Martadinata - Kucoba

Tuesday, November 21, 2006

Doctor/Singer

Penampilan Tompi pada pergelaran The 29th Jazz Goes to Campus hari minggu lalu boleh dibilang salah satu yg terbaik dari keseluruhan musisi yg manggung di festival yg cukup bergengsi di Indonesia ini.

Dengan membawakan total sekitar 7 buah lagu, Tompi mampu mendinginkan udara di sekitaran venue Jazzy Stage yg pada siang hari itu memang sangat tidak bersahabat bagi siapapun. Olah vokal yg hampir sempurna ditambah kemampuannya membawa penonton membuat saya semakin percaya kalau Tompi nantinya akan menjadi salah satu legenda jazz Indonesia.

Dan dia sempat menyanyikan lagu SMS yg terkenal itu dengan irama jazz. Well done !

Keep up the good work, Doc ! Ditunggu album-album berikutnya.


Tiada salah yg telah kau perbuat, hanya keraguanku
Apakah kau cinta yg aku tunggu ? Apakah kau rindu dalam mimpiku ?
Maafkan aku.

Apabila mungkin saat semua berubah, ku harap rasa sayang itu tetap ada
Dan jangan berakhir, cintamu padaku sungguh ku tak mau, kau jauh dariku
Maafkan segala raguku padamu, kini kusadari cinta yg kucari..

* Tompi - Cinta yg Kucari *

Monday, November 20, 2006

Sesalku

Penampilan Rieka Roeslan di 29th Jazz Goes to Campus hari minggu kmarin agak sedikit mengecewakan, mungkin bagi saya, tidak bagi orang lain. Mengecewakan karena Rieka hanya menyanyikan 1 lagu dari album kedua. Padahal menurut saya album kedua dari Rieka, adalah album terbaiknya. Saya yg tadinya sangat excited karena akan melihat penampilan yg sama ketika melihat Rieka manggung di JavaJazz Festival, ternyata dibuat gondok karena penampilannya berbeda ditambah lagu-lagu yg ia bawakan kurang saya sukai.

Ada satu lagi favorit saya yg sebenarnya ingin sekali saya dengar pada malam itu. Sebuah lagu yg mengisahkan penyesalan dari seseorang karena terlambat menyadari kalau sebenarnya seseorang yg ia cari selama ini berada di dekatnya. Kesadaran itu baru timbul ketika seseorang yg ia cari itu harus pergi jauh lagi dari hidupnya. Dan berharap akan datang lagi kesempatan untuk mengatakan perasaannya selama ini. Tapi sayangnya dia tidak membawakan lagu itu.

Walau sudah lambat kusadari
Dirimu memang yg terbaik
Dirimu memang paling mengerti
Apa yg membuat ku menangis

Walau sudah jauh kau pergi
Entah kapan kau akan kembali
Sesak di dadaku menangisi
Namun entah kapan kau akan kembali

Mungkin bila Tuhan mempersatukan
Kita akan bersama..
Ku pinta padamu oh Tuhan..
Sempatkanlah aku menyatakan rasa ini...

Oh.. bulan bawakan cintaku kepadanya
Bisikkan aku akan setia menantinya
Oh.. bulan walau tak sempat aku nyatakan
Hangatkan cinta di hatinya dan untukku

Hanyalah untukku..

* Rieka Roeslan - Sesalku *

Saturday, November 18, 2006

Cartoon of The Year



Dari banyaknya kartun yg saya lihat pada tahun ini, mungkin hanya inilah yg membuat saya terkesan.
Salut untuk yg membuatnya.

Tribute to Steve Irwin.

Saya merindukan suasana seperti ini.

Sungguh !

Jalanan yg sepi, tidak ada kemacetan dan polusi udara/suara, cuaca yg bersahabat, dan orang-orang yg berpikiran positif.

Tampaknya suasana seperti itu hanya bisa saya dapatkan di luar Indonesia. Hmmm...

Jakarta minggu-minggu ini lagi kurang bersahabat, selain kemacetan yg semakin parah, cuaca ibukota juga seperti matahari hanya berjarak beberapa meter saja dari kepala kita.

Wahai hujan, kapan main-main ke Jakarta lagi ? Kita semua sudah kangen sama kamu.

photo taken @ Marina Square, Singapore.

Mengenang Tragedi Semanggi



Tahun 1998 & 1999 adalah tahun-tahun kelam bagi keluarga besar mahasiswa Indonesia.

Di tahun-tahun itu para mahasiswa dari hampir seluruh universitas di Indonesia menuangkan seluruh aspirasi-nya untuk meneggakan keadilan dan kebenaran di bumi pertiwi Indonesia ini. Mencoba meruntuhkan tirani yg sudah mengakar selama bertahun-tahun. Demonstrasi besar-besaran yg pada akhirnya mengarah pada tindak brutal aparat keamanan. Perang saudara-pun tak kuasa dihindari. Perseteruan antara aparat yg menggunakan senapan dan mahasiswa yg hanya menggunakan batu sebagai senjatanya mewarnai hari-hari kelabu bagi bangsa Indonesia. Tirani itu akhirnya berhasil diruntuhkan. Perjuangan yg tidak sia-sia tetapi memakan banyak nyawa. Nyawa mahasiswa dan nyawa orang-orang tidak berdosa hilang begitu saja oleh timah panas aparat.


Sampai detik ini, 8 tahun setelah kejadian berdarah itu, kasus ini tidak pernah diusut sampai tuntas. Tragedi Trisakti, Tragedi Semanggi I & II seakan menjadi kasus sepele yg pemerintah malas urus. Miris dan Ironis, mengingat dengan perjuangan mahasiswa itulah tirani yg berkuasa selama 32 tahun lamanya bisa bertekuk lutut (walau dengan terpaksa).

Pahlawan yg harusnya diberi tanda jasa itu seakan menjadi musuh bagi pemerintah.

Petisi-petisi berisi aspirasi dari kami ini, seakan tidak ada artinya kalau pada akhirnya pemerintah masih menutup mata. Tetapi tidak ada kata menyerah bagi kami, para mahasiswa untuk terus memperjuangkan keadilan di negeri ini.

”Beri kami satu ruang
Untuk katakan yang benar
Kuburkan yang salah
Biarkan kami tumpahkan
Aspirasi putih kami..”

- Dewa 19 - Aspirasi Putih -


Tribute to all victims in Trisakti, Semanggi I & II Tragedy.

photos are taken @ Atmajaya University, Jakarta.

Rindu Masa-Masa Sekolah

Masa sekolah memang masa paling terindah dalam kehidupan seseorang. Tidak ada seorangpun yg akan meragukan hal itu, atau ada ? Berarti masa kecil dan masa ABG-nya kurang bahagia tuh. Baik itu SD, SMP maupun SMU, semua seakan punya kenangan masing-masing dan akan membuat kita merasa kangen banget sama dunia sekolah, apalagi masa SMU ya. Dunia dimana kita bebas melakukan apa saja tanpa ada tanggung jawab yg besar. Satu-satunya tanggung jawab adalah belajar dan naik kelas. That’s all. Selebihnya depends on you.

Mau dibawa rusak, ya rusak, mau dibawa gokil, ya gokil, mau dibawa cupu, ya cupu, mau dibawa serius, ah ga asik kali kalo sekolah serius-serius banget, pasti bakal ngerasain ruginya di masa skrg ini, sukses dunia memang diraih, tapi kesuksesan batin tidak bakal diraih kecuali kalo emang orangnya tipe pendiem, kutu buku, baju dikancing sampe atas, celana ngatung, rambut belah pinggir, kacamata tebal dan ga butuh teman. Itu sih lain. Dia mana peduli sama kesenangan di sekolah.

Bagi saya, masa sekolah adalah masa pembelajaran semua hal. Belajar menulis, menghapal, menghitung, menggambar, dll. Belajar dapet prestasi bagus, baik dengan usah sendiri maupun nyontek. Belajar bandel, mulai pulang malem, mulai nyoba ngerokok dan minum alkohol, mulai buat onar di kelas, mulai ngisengin temen, mulai punya celaan tajem yg bikin orang panas. Belajar cinta, first crush, first love, first kiss, first cheat. Belajar bergaul. Belajar mandiri, pulang naik angkot sendiri, berangkat naik bajaj sendiri. Belajar disiplin, ga boleh telat, harus ngerjain PR, belajar kalo mau ada ulangan/ujian. Dan masih banyak pembelajaran yg saya dapat di masa sekolah dulu.

Tapi momen paling seru yg kami bahas kmarin malam adalah topik tentang bagaimana perbedaan anak sekolah jaman dulu dan jaman skrg. Bagaimana sekarang anak sekolah tidak terlalu khawatir jika pulang atau berangkat sekolah dengan memakai seragam putih-biru atau putih-abu abu. Perlu diketahui ketika jaman saya sekolah dulu, saya selalu was-was jika pulang sekolah naik kendaraan umum seperti bus atau angkot. Salah-salah ketemu anak STM atau anak sekolah yg brutal, dan ujung-ujungnya uang dan barang kita dipreteli sampai habis alias kena palak. Mau ngelawan ngeri ntar dia bawa senjata, yg ada bisa cuma pasrah. Anak sekolah skrg enak, sekolah udah bawa mobil sendiri, bawa motor sendiri, terus angkot dan bus juga aman dari para pemalak, anak STM sendiri skrg juga udah jinak, ga suka malak-malak lagi. Ya kalaupun masi ada, paling cuma satu-dua orang doank yg suka malak anak sekolah. Jika bandingin sama dulu, ada puluhan preman yg suka malak anak sekolah. Jaman saya dulu anak sekolah bagaikan santapan lezat bagi para pemalak.

Ada satu momen yg paling saya ingat tentang kejadian palak-memalak yg pernah saya alami. Sampai sekarang ga bakal lupa deh. Jadi ceritanya itu hari Sabtu siang, setelah pulang sekolah (kelas 2 SMU), saya dan teman saya sekitar 6 orang bergegas ke daerah Kelapa Gading. Dan waktu itu permainan Counter Strike (CS) lagi booming-boomingnya. Singkat cerita kami berenam bermain CS di Kelapa Gading sampai sekitar jam 5 sore, setelah itu kami pulang masing-masing. Kebetulan saya dan 2 orang teman saya ada janji dengan 2 teman wanita untuk nonton bioskop di Metropole (Megaria). Jadinya kami bertiga nebeng taxi salah satu teman saya yg rumahnya di Menteng untuk turun di bioskop itu. Nah ketika turun dari taxi peristiwa itu terjadi.

Kami turun dari taxi di lampu merah sebelah bioskop, jadi kami hanya tinggal jalan sedikit saja menuju bioskop, tetapi dari arah seberang jalan yg satunya, sebuah metromini berhenti dan menurunkan sekitar 10 orang anak muda. Kami bertiga tidak curiga sama sekali dengan kesepuluh orang itu, sampai ketika beberapa orang dari gerombolan itu menunjuk ke arah kami dan mulai menyebrang menuju arah kami. Oo..Oo.. ada apa ini ? Di saat itu, kami bertiga masih sempat punya waktu beberapa detik lihat-lihatan satu sama lain karena bingung apa yg terjadi, lalu seakan semua refleks untuk berkata : Lariii !!!!!

Dan benar, ternyata 10 anak muda itu seketika lari juga menuju arah kita. Di saat itulah terjadi kejar-kejaran ala film action antara kami bertiga lawan 10 orang, kalau ada yg pernah melihat film action tentang orang saling mengejar dan ekspresi yg dikejar sangat ketakutan maka itu benar adanya. Waktu itu yg ada dipikiran saya adalah bagaimana lari sekencang-kencangnya tanpa memperdulikan lagi bagaimana nasib kedua teman saya yg lainnya. Mereka saya lihat juga lari sekencang-kencangnya. Ternyata Tuhan masih baik kepada kami bertiga. Kami lari masuk menuju pintu bioskop, dan karena saya hapal dengan letak bioskopnya, saya langsung menuju restroom-nya. Dan disitu kami bertiga gemetaran tak ada habisnya. Sumpah, ini beneran, ga saya lebih-lebihkan. Disitu kami bersembunyi dulu sekitar 10 menit, lalu saya memberanikan diri membuka pintu toilet untuk memastikan apakah keadaan sudah aman atau belum, setelah pasti gerombolan itu sudah tak ada, kami baru berani keluar dari toilet lalu banyak-banyak mengucap syukur kepada Allah SWT. Saya bahkan gak berani membayangkan apa yg terjadi seandainya 10 orang berandalan itu berhasil menangkap kami bertiga.

Sungguh suatu pengalaman paling menegangkan selama hidup yg sampai detik inipun masih jelas terekam di otak saya. Sangat jelas tanpa lupa satu detilnya sedikitpun. Setelah kejadian itu, saya jadi tahu bahwa rasanya dikejar-kejar orang yg akan berbuat jahat kepada kita itu sangat menegangkan dan membuat jantung hampir copot. Film actionpun lewat sama adegan kita bertiga tadi.

Itulah salah satu pengalaman paling menakutkan dari masa sekolah yg kmarin malam saya ceritakan kepada teman-teman rumah saya, dan itu sangat menginsiprasi saya untuk membuat jurnal ini. Mungkin ada yg punya pengalaman serupa ??

photo taken in some SMK @ Pondok Pinang, Jakarta.

Thursday, November 09, 2006

Soon @ Jakarta

Kmarin saya mendapat kabar bahagia dari seorang teman.

Ia mengatakan bahwa Burger King akan membuka cabang lagi di Jakarta. Segera !

Belum dipastikan dimana tempatnya, namun it’s official.

Yipeee !!! Hip Hip Hoorayyy !! Like a dream finally come true.

Mungkin saya akan menjadi pembeli pertama di Burger King Indonesia, jika waktu dan tempat memungkinkan. Tapi biarpun tidak menjadi pembeli pertama, saya akan berjanji untuk selalu mengunjungi Burger King paling sedikit 1 bulan tiga kali.

Sorry, for now until forever, no McD anymore. I’ll keep my promise. Unless one of my friend or members of family held a birthday party @ McD and it’s free. :D

photo taken @ BK Burlington Square, Singapore.

Kurindukan

Kmarin, setelah saya menunaikan ibadah sholat Maghrib di salah satu musholla di daerah Tebet, saya tidak langsung bergegas untuk meninggalkan musholla itu karena melihat suatu momen yg membuat saya terenyuh.

Momen yg saya lihat adalah ketika ada satu orang anak lelaki sedang diajarkan mengaji oleh seorang ustad di musholla itu. Ketika melihat dan mendengarkan lantunan ayat-ayat suci, tiba-tiba otak saya secara otomatis memutar memori beberapa tahun yg lalu, di dalam memori itu saya melihat : saya menjadi anak itu dan sedang dituntun untuk belajar mengaji oleh ustad saya yg kini sudah almarhum.

Sekembalinya dari memori masa lalu itu, saya hampir saja menitikkan air mata karena teringat pesan ustad saya yg sudah almarhum itu, dia berpesan untuk selalu usahakan untuk menyempatkan diri membaca Al-Quran di setiap ada kesempatan karena kitab suci Al-Quran adalah pedoman dan pegangan hidup kita di dunia ini sebagai umat Muslim.

Saya langsung terdiam sambil menahan haru karena teringat pada bulan Ramadhan lalu, bulan yg sangat diberkahi Allah SWT, tidak selembar Al-Quran-pun saya buka, walaupun Alhamdulillah, puasa dan sholat lima waktu saya tidak ada yg bolong selama bulan itu. Tapi semua itu seperti tidak ada artinya karena saya melupakan salah satu kewajiban saya sebagai umat Muslim.

Sungguh suatu momen yg sedikit banyak membuat saya sadar untuk semakin memperbaiki diri dan kembali membuka pedoman hidup saya itu setiap ada kesempatan.


photo taken @ Musholla Al-Imron, Tebet - Jaksel.

Yaya

Saya punya seorang keponakan. Namanya Laras. Usia-nya 3 tahun.

Ia adalah anak dari sepupu saya, mbak Lisa.

Dulu, setiap ada kesempatan bersamanya, saya selalu bermain dan bercanda dengannya.

Bermain apa saja hingga nanti ia menangis karena tidak mendapatkan apa ia mau, tetapi tangisannya juga sekedar pura-pura saja karena setelah ia mendapatkan yg ia mau, dengan segera ia akan tertawa lagi sehingga saya sering memanggilnya : Air Mata Buaya.

Sekarang,

Saya kangen bermain dan bercanda dengannya.
Saya kangen dengan air mata buaya-nya.
Saya kangen ia menjambak rambut saya.

Saya baru bisa bercanda dengannya lagi paling tidak 2 tahun lagi.
Kecuali saya mendapatkan rejeki dan bisa menyusulnya ke Milan, Italia.
Untuk saat ini, obat kangen saya adalah melihat foto-fotonya saja.

Laras, I hope you’re fine in Milan with your mom and dad.

Best wishes from your Uncle.

Wednesday, November 08, 2006

20 Years Not Out!

Hanya ingin mengucapkan happy belated anniversary untuk Sir Alex Ferguson yg pada Senin kmarin (6 November 2006) memasuki tahun ke-20-nya di klub yg saya kagumi dan idolai dari tahun 1996, Manchester United.

20 years with 24 trophies from all competitions.

I think there are no other managers in this world who can match that achievement.

I hope, all Manchester United players remember those 20 years that he gives to the club and sent him an EPL Trophy and a Champions League Trophy this season for the present.

With 3-0 won against Pompey last Saturday and two United rivals, Chelsea & Arsenal defeated in the hands of Hotspur and The Hammers in Sunday, the sign of Manchester United glory this season start to appear.

Like any other Manchester United die hard fans out there, I want to say:

SUPER ALEX 20 GLORIOUS YEARS!! Thank You!!

-image courtesy of One United-

Esplanade


Satu hal lain lagi yg tidak bisa saya lupakan dari Singapura adalah kemegahan Esplanade.

Suatu bangunan yg menurut saya adalah rancangan bangunan paling modern di Asia Tenggara. Dibuat hampir mirip dengan Sydney Opera House, konsep Esplanade juga hampir sama dengan SOH, yaitu gedung untuk pertunjukkan seni dan musik. Mengambil tempat di seberang patung Merlion, Esplanade adalah salah satu kunjungan wisata bagi turis asing maupun lokal.

Dengan mengusung slogan : Theatres on The Bay, saya kira warga Singapura patut bangga mempunyai bangunan seperti Esplanade. Jadi berpikir, kapan Indonesia membuat bangunan serupa ? 5 tahun lagi ? 10 atau 15 ? We will see.

Nb : Beberapa teman saya yg melihat foto diatas, mengatakan bahwa Esplanade ini sangat mirip dengan stadion Allianz Arena di kota Muenchen, Jerman. Hmm, memang agak mirip dari sudut seperti ini, semoga saja saya mempunyai kesempatan ke Muenchen juga sehingga bisa mengambil foto stadion itu dari angle yg sama dan membandingkan apakah keduanya benar-benar mirip atau tidak.

Normal

My Jakarta…Back to normal condition again...

Everyday, we have to deal with this kind of traffic jam, again and again.

Jadi berpikir, kalau tiap hari di Jakarta adalah hari Lebaran, ga bakal ada kemacetan kyk diatas, tapi jadi berpikir juga, kalo gada kemacetan, nama kota ini bukanlah Jakarta.

Btw, dibawah adalah foto yg diambil ketika Jakarta sedang lengang-lengangnya, pada H-1 Lebaran yg lalu. Di hari-hari itu kita bisa menikmati Jakarta yg sangat lengang dan bebas macet, ironisnya untuk menikmatinya harus menunggu setahun dan itu hanya terjadi sekali saja.




photos taken @ Karet Street & Casablanca Street, Jakarta.

Friday, November 03, 2006

The King

Ketika saya berbincang dengan salah satu seorang teman saya mengenai perbandingan Indonesia dengan negara lain, lantas saya bercerita panjang lebar tentang negara yg 3 bulan lalu saya kunjungi, Singapura. Setelah selesai, dia melontarkan sebuah pertanyaan kepada saya.

Pertanyaannya cukup simple :
Tis, apa pengalaman yg paling berkesan selama loe di Singapura ?
Lantas, saya menjawab :
Breakfast di Burger King di sebelah apartemen yg gue tinggalin selama disana.
Ia kembali bertanya, apa alasannya ?

Alasannya simple, gue bisa mendapatkan suasana breakfast yg berbeda dengan breakfast di Indonesia. Imagine this, jam 8 pagi gue bangun, dan langsung turun ke lantai bawah untuk sarapan di Burger King. Menu pagi itu adalah sebuah burger berbentuk croissant berisi daging sapi dan omlet, sebungkus kentang dan secangkir teh panas. Disitu gue duduk sambil memulai sarapan gue dengan view orang-orang yg berlalu-lalang untuk memulai aktifitasnya di hari itu. Sungguh senang melihat orang-orang itu bersemangat untuk menjalankan kegiatannya di pagi hari, berjalan kaki, menunggu bis datang, berjalan ke stasiun MRT, tanpa ada kemacetan dan polusi udara atau suara seperti yg biasa saya rasakan di Jakarta.

Sungguh suasana yg (mungkin) tidak pernah saya akan dapatkan ketika berada di Jakarta.

photos taken @ BK Burlington Square & BK Changi International Airport, Singapore.

Downpouring

Hujan yg sangat deras membasahi ibukota Indonesia tiga hari yg lalu.

Entah saya harus mengucap syukur atau malah memaki menananggapi hujan deras tsb mengingat ketika hujan deras itu turun, saya dalam perjalanan pulang dari kampus. Walaupun sempat berteduh sebentar di dekat stasiun Tebet, saya tetap memaksakan pulang dalam keadaan hujan belum reda, alhasil seluruh badan saya basah kuyup.

Sesampainya di rumah, ibu saya langsung menawarkan sebuah susu coklat panas, tanpa berpikir saya langsung mengiyakan seraya memasuki kamar mandi untuk berbilas dengan air hangat. Selesai berbilas, saya langsung membawa susu cokelat panas yg sudah dibuatkan ibu ke kamar saya, lalu membuka pintu teras luar, sambil meminum susu tsb saya duduk di depan teras, Mini I-Pod yg sudah saya colok ke speaker mengalunkan suara emas Jamie Cullum.

Sungguh suatu momen yg sudah lama sekali tidak saya rasakan. Duduk di depan teras rumah, melihat hujan deras turun membasahi bumi, sambil meminum susu cokelat panas, dengan diiringi lagu yg cocok di suasana saat itu, membuat pikiran saya melayang jauh entah kemana.

Rasanya saya tidak jadi memaki hujan deras yg membasahi seluruh badan, saya harus mengucap syukur karena sudah merasakan kembali momen yg sudah lama hilang.

Welcome back, Rainy Season!

"I'm singing in the rain
Just singing in the rain
What a glorious feeling
I'm happy again
I walk down the lane
With a happy refrain
I'm singing, singing in the rain
singing in the rain.."

Jamie Cullum - Singin' In The Rain

Two Hearts

Beberapa minggu yg lalu seorang teman baik saya (wanita), secara tidak sengaja mencurahkan hati-nya kepada saya, bukan untuk curhat tentang perasaannya kepada saya, tetapi curhat mengenai masalah yg sedang ia alami, masalah percintaan. Anggap saja inisialnya M.

M : Tis, gue lagi sedih banget nih, 2 hari yg lalu gue kehilangan orang yg gue sayang.
T : Loe putus dari cowo-loe ?
M : Bukan ! Gue sih masi jadian sama cowo gue, tapi gue kehilangan satu orang yg gue sayang
banget.
T : (bingung) Maksudnya ? Loe punya pacar lagi selain cowo-loe ?
M : Nggalah, gila loe, cowo gue ya cuma satu, tapi ada deh seseorang yg gue sayang banget.
T : (makin bingung) Coba jelasin donk. Gue ga ngerti.
M : Jadi gini, 2 hari yg lalu gue ketemu mantan gue, nah pas pertemuan itu, ternyata kita masih
sayang satu sama lain, sayang banget malahan. Gue ngerasa kalo dia itu satu-satunya cowo
yang bener-bener cocok sama gue. Nah kmaren kita ketemu buat bilang kalo kita gausah
ketemu lagi karena kita udah ga bakal bisa jadian lagi.
T : Karena apa ? Beda agama ?
M : Bukan koq, karena keluarganya ga setuju dia sama gue, dan keluarga gue juga ga setuju.
T : Lho, tapi kan loe skrg udah punya cowo, berarti mantanloe itu ya cuma cerita lalu donk.
Harusnya udah gada masalah lagi. Apalagi loe udah 2 taun jadian sama cowo-loe.
M : Ya tapi tis, ternyata selama ini gue tuh sayang banget sama mantan gue itu.
T : Waduh, loe ga boleh gitu donk, kasian cowo-loe yg ada, selama ini udah dibohongin sama lo.
M : Tapi gue juga sayang sama cowo gue koq, gue ga mainin dia, cuma gue lebih sayang sama
mantan gue.
T : (sambil terheran-heran) Aneh lo ! Loe harus tegas donk jadi orang, pilih salah satu.
M : Tau deh, gue pusing. Gue ga mau kehilangan dua-duanya.
T : Berarti jelas M, selama 2 tahun ini, cowo-loe ga bisa menangin hatiloe karena loe masih
sayang banget sama mantanloe. Dan loe salah juga, loe ga bisa mencoba menerima
kenyataan kalo loe skrg ini pacaran sama cowo-loe, bukan mantanloe. Kalo begini keadaan
nya ngapain loe harus terima dia dulu ? Kan kasian banget dia yg ada. 2 tahun cinta mati
sama loe, rela ngapain aja demi loe, eh loe-nya masih cinta sama mantanloe.
M : Ga gitu juga kali, gue tuh sayang banget sama cowo gue, tapi...
T : Loe lebih sayang sama mantanloe ? Aduh M, gue ga bayangin deh kalo cowo-loe tau
keadaannya kyk gini, biarpun skrg statusnya pacar loe, hatinya pasti bakal hancur lebur.
M : Aduh gue ga ngerti nih, yg pasti gue bener-bener sedih banget skrg kehilangan mantan gue.
T : Gue juga ga ngerti harus kasi nasihat apa lagi.

Sampai akhirnya saya dan dia harus mengakhiri perbincangan karena sudah sampai ke tempat tujuan. Sepanjang perjalanan pulang pikiran saya menerawang membayangkan jikalau saya berada di posisi pacar-nya M. 2 tahun lamanya merajut kasih dengan berkoban segalanya demi M hanya menghasilkan result bahwa M masih sangat mencintai mantan pacarnya yg terdahulu. Dikalahkan oleh masa lalu yg sudah sangat lama berlalu. Kalo masih bulanan sih tergolong wajar, nah ini sudah tahunan. Tidak rasional, namun itulah realita yg terjadi.

Memang, menebak hati seseorang adalah pekerjaan paling sulit di dunia ini. Di depan boleh saja orang itu berbaik-baik dan bermanis-manis, tetapi di dalam hati-nya, hanya dia seorang yg tahu bagaimana rasanya.

Saya jadi berpikir, berapa banyak wanita diluar sana yg hati-nya seperti M ? Semoga saya tidak menemukan salah satu-nya.

photo courtesy of -unknown-

Wednesday, November 01, 2006



It’s been 10 months now.

Empty.


”kadang kala aku berkhayal
seorang diujung sana
juga tengah menanti tiba saatnya.

begitu ingin berbagi batin
mengarungi hari yg berwarna
dimana dia ? pasangan jiwa-ku
ku mengejar bayangan kian menghilang”


Katon Bagaskara - Pasangan Jiwa


photo taken @ Museum Sejarah Jakarta.